Sebagai pesantren al-Qur`an hafalan al-Qur’an menjadi sebuah kewajiban yang harus dilaksanakan oleh santriwati. Mereka dibimbing oleh muhafizhah yang kompeten di bidang pembimbingan hafalan al-Qur`an. Selain itu, didukung dengan bimbingan tahsin per kelompok secara intensif agar kualitas bacaan dari santriwati meningkat dan hafalan yang mereka miliki benar-benar melekat. Pembelajaran alQur`an di pesantren ini adalah dengan adanya tatap muka (talaqqi) 2 kali dalam sehari selama 6 hari sepekan. Fungsinya adalah untuk menyetorkan hafalan dan kemudian pada halaqah berikutnya menyetorkan hafalan muraja’ah (mengulangi) hafalan mereka. Kurikulum hafalan di pesantren ini diuji dengan adanya sistem evaluasi yang ketat. Setiap semester ada ujian hafalan dengan materi hafalan sesuai dengan target mereka. Capaian rata-rata alumni AQBS pada tahun ajaran 2024-2025 adalah 10 juz yang telah diujikan sekali duduk, sebuah pencapaian luar biasa dari metode yang telah dijalankan oleh pesantren dalam pembelajaran tahfizhnya. Bahkan diantara mereka ada yang berhasil menyelesaikan hafalan 15 juz. Ujian sekali duduk ini menguji kemampuan santriwati untuk mempertahankan hafalan dengan kuat, memastikan bahwa hafalan tersebut tidak mudah hilang.